Social Icons

Pages

Sabtu, 12 Oktober 2019

EMISI GAS BUANG KENDARAAN


Emisi gas buang merupakan sisa hasil pembakaran mesin kendaraan baik itu kendaraan beroda, perahu/kapal dan pesawat terbang. 

Emisi Gas Buang adalah Sisa hasil pembakaran berupa air (H2O), gas CO atau disebut juga karbon monooksida yang beracun, CO2 atau disebut juga karbon dioksida yang merupakan gas rumah kaca, NOx senyawa nitrogen oksida, HC berupa senyawa Hidrat arang sebagai akibat ketidak sempurnaan proses pembakaran serta partikel lepas (wikipedia)

Emisi Gas Buang Kendaraan Mengandung

CARBON DIOKSIDA (CO2) (Gas Rumah Kaca)
CARBON MONOKSIDA (CO) (Gas Beracun)
HIDRO CARBON (HC) (Uap BB, Karsinogen)
NITRO OKSIDA (NOX) (Mengiritasi paru, Ozon)
SULFUR OKSIDA (SOX) (Hujan Asam)
TIMBAL (Pb) (Korosif, NeuroToksin)
OKSIGEN (O2) (Indikator Campuran BB-Udara)
AIR (H20) (Indikator Campuran BB-Udara)
PARTIKULAT (Penyebab Flek Paru paru)

DAMPAK EMISI GAS BUANG

Kemudian apa saja yang berbahaya dari emisi gang buang ? 
berikut beberapa dampak dan kerugian yang ditimbulkan antara lain :
Pemicu hipertensi atau tekanan darah tinggi
Penyebab iritasi mata atau mata perih
Penurunan kecerdasan 
Mengganggu perkembangan mental anak 
Tenggorokan gatal dan batuk-batuk 
Mengurangi fungsi reproduksi laki-laki 
Gangguan jantung,asma,kangker,paru-paru
Menggangu fungsi ginjal
Pusing

Dalam kondisi pengendaraan dan gas buang adalah sebagai berikut:
1. Pada saat pemanasan adalah ketika mesin sedang dihidupkan ,dalam kondisi dingin sampai mencapai temperatur kerja.
2. Pada saat kondisi mesin dingin tidak dapat menyerap dengan smpurna sehingga pada campuran tersebut akan mengalami kegemukan dan pembakaran menghasilkan gas buang CO2 dan HC yang banyak. Pada seperti itu ratio air fuel berkisar antara 5-14,1.
3. pada saat kecepatan rendah perbandingan udara dan bensin akan menjadi lebih kurus dan perbandingan teoritis. mesin sudah mengalami produksi CO,HC dan Nox
4. Pada saat kecepatan tinggi lebih dari 100 km/jam mesin tersebut akan menghasilkan output yang tinggi pula dan air fuel ratio akan menjadi lebih gemuk dan teoritis agar bisa mencapai tenaga yang diinginkan sedangkan produksi CO,dan HC akan mngalami peningkatan pada suhu temperatur sekalipun campuran tersebut menjadi gemuk
5. Akselerasi atau yang disebut dengan percepatan apabila throttle valve terbuka mendadak akan ada suplai bensin murni ke ruang bakar yang akan memperkaya campuran dalam kondisi seperti ini biasanya produksi CO2 dan Nox akan meningkat sehingga kecepatan mesin bertambah ,maka untuk itu percepatan pembakaran juga meningkat , yang menyebabkan temperatur naik dan meningkatkan produksi NO2
6. Deselerasi atau yang disebut dengan perlambatan. pada saat engine brake ,throttle  valve akan menutup rapat sehingga meningkatkan kevakuman di dalam ruang bakar intake ,manifold dalam kevakuman ini akan mengalami penurunan kecepatan rambat api dan menyebabkan api padam sebelum merambat ke seluruh ruang bakar .dalam hal seperti ini akan meningkatkan produksi dari HC di gas buang. selain itu dengan berkurangnya oksigen yang masuk maka campuran akan menjadi gemuk yang dapat meningkatkan kadar dari CO pada gas buang.dengan tidak adanya pengurangan dari pembakaran maka temperatur pada ruang bakar akan turun sehingga produksi dari Nox juga akan rendah
7. Beban berat bila kendaraan mendapati beban berat maka system pengaya akan bekerja sehingga pada campuran udara dan bensin akan menjadi gemuk .dalam kondisi seperti ini produksi CO dan HC akan naik sedangkan produksi dari Nox akan mengalami penurunan






Tidak ada komentar:

Posting Komentar