Social Icons

Pages

Sabtu, 12 Oktober 2019

EMISI GAS BUANG KENDARAAN


Emisi gas buang merupakan sisa hasil pembakaran mesin kendaraan baik itu kendaraan beroda, perahu/kapal dan pesawat terbang. 

Emisi Gas Buang adalah Sisa hasil pembakaran berupa air (H2O), gas CO atau disebut juga karbon monooksida yang beracun, CO2 atau disebut juga karbon dioksida yang merupakan gas rumah kaca, NOx senyawa nitrogen oksida, HC berupa senyawa Hidrat arang sebagai akibat ketidak sempurnaan proses pembakaran serta partikel lepas (wikipedia)

Emisi Gas Buang Kendaraan Mengandung

CARBON DIOKSIDA (CO2) (Gas Rumah Kaca)
CARBON MONOKSIDA (CO) (Gas Beracun)
HIDRO CARBON (HC) (Uap BB, Karsinogen)
NITRO OKSIDA (NOX) (Mengiritasi paru, Ozon)
SULFUR OKSIDA (SOX) (Hujan Asam)
TIMBAL (Pb) (Korosif, NeuroToksin)
OKSIGEN (O2) (Indikator Campuran BB-Udara)
AIR (H20) (Indikator Campuran BB-Udara)
PARTIKULAT (Penyebab Flek Paru paru)

DAMPAK EMISI GAS BUANG

Kemudian apa saja yang berbahaya dari emisi gang buang ? 
berikut beberapa dampak dan kerugian yang ditimbulkan antara lain :
Pemicu hipertensi atau tekanan darah tinggi
Penyebab iritasi mata atau mata perih
Penurunan kecerdasan 
Mengganggu perkembangan mental anak 
Tenggorokan gatal dan batuk-batuk 
Mengurangi fungsi reproduksi laki-laki 
Gangguan jantung,asma,kangker,paru-paru
Menggangu fungsi ginjal
Pusing

Dalam kondisi pengendaraan dan gas buang adalah sebagai berikut:
1. Pada saat pemanasan adalah ketika mesin sedang dihidupkan ,dalam kondisi dingin sampai mencapai temperatur kerja.
2. Pada saat kondisi mesin dingin tidak dapat menyerap dengan smpurna sehingga pada campuran tersebut akan mengalami kegemukan dan pembakaran menghasilkan gas buang CO2 dan HC yang banyak. Pada seperti itu ratio air fuel berkisar antara 5-14,1.
3. pada saat kecepatan rendah perbandingan udara dan bensin akan menjadi lebih kurus dan perbandingan teoritis. mesin sudah mengalami produksi CO,HC dan Nox
4. Pada saat kecepatan tinggi lebih dari 100 km/jam mesin tersebut akan menghasilkan output yang tinggi pula dan air fuel ratio akan menjadi lebih gemuk dan teoritis agar bisa mencapai tenaga yang diinginkan sedangkan produksi CO,dan HC akan mngalami peningkatan pada suhu temperatur sekalipun campuran tersebut menjadi gemuk
5. Akselerasi atau yang disebut dengan percepatan apabila throttle valve terbuka mendadak akan ada suplai bensin murni ke ruang bakar yang akan memperkaya campuran dalam kondisi seperti ini biasanya produksi CO2 dan Nox akan meningkat sehingga kecepatan mesin bertambah ,maka untuk itu percepatan pembakaran juga meningkat , yang menyebabkan temperatur naik dan meningkatkan produksi NO2
6. Deselerasi atau yang disebut dengan perlambatan. pada saat engine brake ,throttle  valve akan menutup rapat sehingga meningkatkan kevakuman di dalam ruang bakar intake ,manifold dalam kevakuman ini akan mengalami penurunan kecepatan rambat api dan menyebabkan api padam sebelum merambat ke seluruh ruang bakar .dalam hal seperti ini akan meningkatkan produksi dari HC di gas buang. selain itu dengan berkurangnya oksigen yang masuk maka campuran akan menjadi gemuk yang dapat meningkatkan kadar dari CO pada gas buang.dengan tidak adanya pengurangan dari pembakaran maka temperatur pada ruang bakar akan turun sehingga produksi dari Nox juga akan rendah
7. Beban berat bila kendaraan mendapati beban berat maka system pengaya akan bekerja sehingga pada campuran udara dan bensin akan menjadi gemuk .dalam kondisi seperti ini produksi CO dan HC akan naik sedangkan produksi dari Nox akan mengalami penurunan






Minggu, 25 Agustus 2019

REVIEW 2 ARTIKEL RUMAH BELAJAR DENGAN STT DAN TTS


Review yang Artikel PERTAMA

Artikel yang saya Review Berjudul, "Buku SMK - Kelas XI - ENGINE MANAGEMENT SYSTEM Semester 1 Tahun 2013"

Artikel ini diterbitkan oleh Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, pada tanggal 15 Juli 2019. Artikel ini melampirkan sebuah buku dengan harapan dapat digunakan sebagai buku teks untuk siswa Sekolah Menengah Kejuruan, Bidang Studi Keahlian Ototronik, Mata pelajaran Engine Management System

Penerapan kurikulum 2013 mengacu pada paradigma belajar kurikulum abad 21, menyebabkan terjadinya perubahan, yakni dari pengajaran menjadi belajar, dari pembelajaran yang berpusat kepada guru, menjadi pembelajaran yang berpusat kepada peserta didik, dari pembelajaran pasif ke cara belajar peserta didik aktif.

Buku teks ″Engine Management System (EMS)″ ini disusun berdasarkan tuntutan paradigma pengajaran, dan pembelajaran kurikulum 2013, diselaraskan berdasarkan pendekatan model pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan belajar, kurikulum abad 21, yaitu pendekatan model pembelajaran berbasis peningkatan keterampilan proses sains. Penyajian buku teks untuk Mata Pelajaran ″ Engine Management System (EMS) ini, disusun dengan tujuan, agar supaya peserta didik dapat melakukan proses pencarian pengetahuan, berkenaan dengan materi pelajaran, melalui berbagai aktivitas proses sains sebagaimana dilakukan oleh para ilmuwan, dalam melakukan eksperimen ilmiah, dengan demikian peserta didik diarahkan untuk menemukan sendiri berbagai fakta, membangun konsep, dan nilai-nilai baru secara mandiri.

Kelebihan dari artikel ini mampu memberikan wawasan sekaligus buku teks, yang dapat digunakan untuk guru dan siswa terutama Bidang Studi Keahlian Ototronik.

Kekurangan dari artikel ini adalah, buku yang disajikan merupakan terbitan 2013 menggunakan kurikulum 2013, sedangkan saat ini banyak sekolah yang telah menggunakan kurikulum 2013 revisi

Saran dari kami adalah buku ini dapat diperbarui, sehingga lebih sesuai dengan kurikulum 2013 revisi.

Kesimpulan dari review ini, artikel berjudul "Buku SMK - Kelas XI - Engine Management System ( EMS ), Semester 1 Tahun 2013" di situs rumahbelajar.id sangat berguna untuk guru dan siswa terutama Jurusan Otomotif

Demikian Review yang dapat saya sampaikan, Terima Kasih atas segala Perhatian

Wassalamualaikum Warahmatullohi Wabarokatuh

URL : http://rumahbelajar.id/product?id=NWQyYmU5ZGQ1NWJmMWZhNjZkMWY3ZjI0

Video STT dan TTS : https://www.youtube.com/watch?v=gd3fTUatjGI

                                                                                                                


Review yang Artikel KEDUA


Pada Kesempatan Kali ini akan mereview artikel di situs rumahbelajar.id

Artikel yang saya Review Berjudul, "Buku SMK - Kelas XI - CHASIS MANAGEMENT SYSTEM Semester 1 Tahun 2013"

Artikel ini diterbitkan oleh Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi, pada tanggal 14 Juli 2019.

Artikel ini melampirkan sebuah buku dengan harapan dapat digunakan sebagai buku teks untuk siswa Sekolah Menengah Kejuruan, Bidang Studi Keahlian Ototronik, Mata pelajaran Chasis Management System

Penerapan kurikulum 2013 mengacu pada paradigma belajar kurikulum abad 21 menyebabkan terjadinya perubahan, yakni dari pengajaran menjadi belajar, dari pembelajaran yang berpusat kepada guru, menjadi pembelajaran yang berpusat kepada peserta didik, dari pembelajaran pasif ke cara belajar peserta didik aktif

Buku teks ″ Chasis Management System (CMS)″ ini disusun berdasarkan tuntutan paradigma pengajaran dan pembelajaran kurikulum 2013, diselaraskan berdasarkan pendekatan model pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan belajar kurikulum abad 21, yaitu pendekatan model pembelajaran berbasis peningkatan keterampilan proses sains.

Penyajian buku teks untuk Mata Pelajaran ″ Chasis Management System (CMS)″ ini disusun dengan tujuan, agar supaya peserta didik dapat melakukan proses pencarian pengetahuan berkenaan dengan materi pelajaran, melalui berbagai aktivitas proses sains sebagaimana dilakukan oleh para ilmuwan dalam melakukan eksperimen ilmiah, dengan demikian peserta didik diarahkan untuk menemukan sendiri berbagai fakta, membangun konsep, dan nilai-nilai baru secara mandiri.

Kelebihan dari artikel ini mampu memberikan wawasan sekaligus buku teks yang dapat digunakan untuk guru dan siswa terutama Bidang Studi Keahlian Ototronik.

Kekurangan dari artikel ini adalah buku yang disajikan merupakan terbitan 2013 menggunakan kurikulum 2013 sedangkan saat ini banyak sekolah yang telah menggunakan kurikulum 2013 revisi

Demikian Review yang dapat saya sampaikan, Terima Kasih atas segala Perhatian

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

LINK ARTIKEL
http://rumahbelajar.id/product?id=NWQyYjJmNWI1NWJmMWY5NTVkMjE2NTUx
LINK TEXT TO SPEECH
https://youtu.be/ZbOF4K3yY_4
LINK SPEECH TO TEXT
https://youtu.be/OWklYszi6sA

Rabu, 14 Agustus 2019

REVIEW BUKU CHASIS MANAGEMENT SYSTEM



Assalamualaikum Warahmatulahi Wabarakatuh

Perkenalkan Saya Akhmad Yusuf, Pengajar di SMKN 1 Pungging Mojokerto, untuk Kompetensi Keahlian Teknik Ototronik.

Pada Kesempatan Kali ini akan mereview artikel di situs rumahbelajar

Artikel yang saya Review Berjudul, "Buku SMK - Kelas XI - CHASIS MANAGEMENT SYSTEM Semester 1 Tahun 2013"

Artikel ini diterbitkan oleh Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi, pada tanggal 14 Juli 2019.

Artikel ini melampirkan sebuah buku dengan harapan dapat digunakan sebagai buku teks untuk siswa Sekolah Menengah Kejuruan, Bidang Studi Keahlian Ototronik, Mata pelajaran Chasis Management System

Penerapan kurikulum 2013 mengacu pada paradigma belajar kurikulum abad 21 menyebabkan terjadinya perubahan, yakni dari pengajaran menjadi belajar, dari pembelajaran yang berpusat kepada guru, menjadi pembelajaran yang berpusat kepada peserta didik, dari pembelajaran pasif ke cara belajar peserta didik aktif

Buku teks ″ Chasis Management System (CMS)″ ini disusun berdasarkan tuntutan paradigma pengajaran dan pembelajaran kurikulum 2013, diselaraskan berdasarkan pendekatan model pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan belajar kurikulum abad 21, yaitu pendekatan model pembelajaran berbasis peningkatan keterampilan proses sains.

Penyajian buku teks untuk Mata Pelajaran ″ Chasis Management System (CMS)″ ini disusun dengan tujuan, agar supaya peserta didik dapat melakukan proses pencarian pengetahuan berkenaan dengan materi pelajaran, melalui berbagai aktivitas proses sains sebagaimana dilakukan oleh para ilmuwan dalam melakukan eksperimen ilmiah, dengan demikian peserta didik diarahkan untuk menemukan sendiri berbagai fakta, membangun konsep, dan nilai-nilai baru secara mandiri.

Kelebihan dari artikel ini mampu memberikan wawasan sekaligus buku teks yang dapat digunakan untuk guru dan siswa terutama Bidang Studi Keahlian Ototronik.

Kekurangan dari artikel ini adalah buku yang disajikan merupakan terbitan 2013 menggunakan kurikulum 2013 sedangkan saat ini banyak sekolah yang telah menggunakan kurikulum 2013 revisi

Demikian Review yang dapat saya sampaikan, Terima Kasih atas segala Perhatian

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

LINK ARTIKEL
http://rumahbelajar.id/product?id=NWQyYjJmNWI1NWJmMWY5NTVkMjE2NTUx
LINK TEXT TO SPEECH
https://youtu.be/ZbOF4K3yY_4
LINK SPEECH TO TEXT
https://youtu.be/OWklYszi6sA

Senin, 12 Agustus 2019

REVIEW ARTIKEL "MEMBUAT APLIKASI AUGMENTED REALITY"


JUDUL ARTIKEL : Membuat Aplikasi Augmented Reality
URL ARTIKEL : http://rumahbelajar.id/product.php?id=NWNlYjllNjg1NWJmMWY1MzAzNjBiYzBm
PEMBUAT ARTIKEL : SEAMEO SEAMOLEC
TANGGAL ARTIKEL : 27 May 2019

REVIEWER : AKHMAD YUSUF S.PD
SPEECH TO TEXT : GOOGLE TRANSLATE


ISI REVIEW YANG DIJADIKAN SPEECH TO TEXT

Review artikel di rumahbelajar.id judul artikel membuat aplikasi Augmented Reality. Artikel ini diterbitkan pada tanggal 27 Mei 2019 Oleh SEAMEO SEAMOLEC. Artikel ini berisi sebuah video Youtube yang menjelaskan apa itu augmented reality dan juga sebuah file PDF tentang tutorial cara membuat augmented reality.

Dalam file PDF yang dilampirkan kita dapat selangkah demi selangkah membuat sebuah aplikasi Augmented Reality yang diperuntukkan untuk android

Aplikasi yang kita gunakan untuk membuat augmented Reality adalah 
1. Unity 3D
2. Vuforia
dua Aplikasi ini yang kita gunakan untuk membuat augmented reality.

Sebelumnya Apa itu augmented reality? Augmented Reality adalah sebuah tambahan visual yang akan nampak pada layar HP kita ketika kita arahkan kepada suatu tempat di dunia nyata. Jadi Augmented Reality ini menambahkan sebuah Citra atau Visual yang sebenarnya tidak ada di dunia nyata tapi ketika kita arahkan kamera kita maka akan nampak seperti seakan akan ada visual tambahan itu.

Contoh yang paling populer adalah game Pokemon GO yang saat ini viral di dunia maya. Game ini menggunakan sebuah fasilitas Augmented Reality untuk menampilkan pokemon di dunia nyata.

pada artikel yang diunggah di halaman rumahbelajar.id djelaskan langkah demi langkah bagaimanakan menginstal aplikasi Unity 3D dan juga menginstal aplikasi Vuforia. Dilanjutkan dengan langkah demi langkah membuat sebuaah aplikasi untuk diinstal di android.

menurut penulis paparan artikel ini cukup jelas meskipun memerlukan keahlian dalam pengoperasian Unity 3D dan Vufora bagi yang belum pernah melakukannya.

Salah satu kelebihan artikel ini adalah artikel ini bisa menjelaskan dengan cukup gamblang bagaimana membuat sebuah aplikasi augmented Reality untuk Android

Kekurangan artikel ini adalah penjelasnnya dirasa cukup menyulitkan bagi pemula yang belum pernah menjalankan aplikasi Unity 3D dan juga aplikasi Vuforia.

Demikian review yang dapat saya sampaikan mengenai artikel yang ada di rumahbelajar.id yang berjudul membuat aplikasi Augmented reality dengan Unity 3D dan Vuforia


KEKURANGAN : menyulitkan bagi pemula yang belum pernah menjalankan aplikasi Unity 3D dan juga aplikasi Vuforia.
KELEBIHAN : menjelaskan dengan cukup gamblang bagaimana membuat sebuah aplikasi augmented Reality untuk Android

LINK VIDEO SPEECH TO TEXT : https://youtu.be/jV4ZswOq2cY


REVIEW ARTIKEL "AFLATOKSIN KARSINOGEN TERSEMBUNYI PADA BAHAN PANGAN DAN PAKAN"

REVIEW ARTIKEL DI RUMAHBELAJAR.ID

SCREENSHOT HALAMAN ARTIKEL

JUDUL ARTIKEL : Aflatoksin: karsinogen tersembunyi pada bahan pangan dan pakan
URL ARTIKEL : http://rumahbelajar.id/product.php?id=NWNlYTRkNzk1NWJmMWZkYTY0MmYwYzlh
PEMBUAT ARTIKEL : SEAMEO BIOTROP
TANGGAL ARTIKEL : 26 May 2019

REVIEWER : AKHMAD YUSUF S.PD
SPEECH TO TEXT : APLIKASI CATATAN/NOTES ANDROID


ISI REVIEW YANG DIJADIKAN SPEECH TO TEXT
Artikel ini berjudul aflatoksin karsinogen tersembunyi pada bahan pangan dan pakan

Apa itu aflatoksin aflatoksin adalah a aspergillus flavus toksin merupakan metabolit sekunder bersifat racun bagi manusia dan hewan yang dapat dihasilkan oleh cendawan aspergillus flavus aflatoksin banyak dijumpai pada tanah dan mampu bertahan selama proses pasca panen hingga penyimpanan

bahaya paparan aflatoksin kontaminasi aflatoksin pada bahan pangan dan pakan menjadi perhatian di banyak negara terutama di negara yang beriklim tropis dan lembab karena aflatoksin bersifat karsinogenik menurunkan kekebalan tubuh dan anti nutrisi baik pada hewan maupun manusia

pencegahan kontaminasi aflatoksin sebagai petani pembersihan lahan menggunakan benih yang tahan terhadap serangan aspergillus flavus pengairan dan pemupukan lahan secara memadai panen cukup umur dan penanganan pasca panen yang baik

sebagai pengumpul gunakan kemasan yang bersih dan sesuai pastikan kondisi ruang simpan yang bersih kering cukup cahaya dan ventilasi udara

sebagai konsumen membuang biji kualitas yang buruk dan hanya mengolah biji kualitas baik kualitas biji yang buruk antara lain keriput pecah terbelah berjamur dan berlubang karena serangga

di mana aflatoksin dijumpai aflatoksin sering mengkontaminasi komoditas hasil pertanian akibat penanganan pasca panen yang tidak baik antara lain pada kacang tanah jagung kakao dan pala

perlu diketahui bahwa aflatoksin bersifat thermostable sehingga tidak terurai oleh panas selama pemrosesan pangan

itulah tadi review yang sedapat saya sampaikan mengenai artikel yang berjudul aflatoksin karsinogen tersembunyi pada bahan pangan dan pakan yang diunggah pada situs rumah belajar.co.id demikian yang dapat saya sampaikan atas perhatiannya saya sampaikan terima kasih

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

KELEBIHAN : ARTIKEL RINGKAS DALAM BENTUK INFOGRAFIS / FLYER
KEKURANGAN : KURANG DETAIL DALAM PENJELASAN

LINK YOUTUBE https://youtu.be/MIqKinFOu9Y


Kamis, 13 Juni 2019

Pembelajaran Abad 21

A. Pembelajaran Abad 21

Dalam pandangan paradigma positivistik masyarakat berkembang secara
linier seiring dengan perkembangan peradaban manusia itu sendiri yang ditopang
oleh perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Secara berturut-turut
masyarakat berkembang dari masyarakat primitif, masyarakat agraris, masyarakat
industri, dan kemudian pada perkembangan lanjut menjadi masyarakat informasi.
Situasi abad 21 sering kali diidentikan dengan masyarakat informasi tersebut, yang
ditandai oleh munculnya fenomena masyarakat digital. Meneruskan perkembangan
masyarakat industri generasi pertama, sekarang ini, abad 21 dan masa mendatang,
muncul apa yang disebut sebagai revolusi industri 4.0.
Istilah industri 4.0 pertama kali diperkenalkan pada Hannover Fair 2011
yang ditandai revolusi digital. Revolusi industri gelombang keempat, yang juga
sekali belum terjangkau infrastruktur telekomunikasi. Akan tetapi pada abad 21
sekarang ini masyarakat Indonesia memang sudah menjadi bagian tidak terpisahkan
dengan era digital. Karena itu apa pun harus menyesuaikan dengan kehadiran era
baru berbasis digital, sehingga bagaimana menjadi bagian dari era digital sekarang
ini dengan memanfaatkan teknologi digital dan berjejaring ini secara produktif.
Menurut Manuel Castell kemunculan masyarakat informasional itu ditandai
dengan lima karateristik dasar: Pertama, ada teknologi-teknologi yang bertindak
berdasarkan informasi. Kedua, karena informasi adalah bagian dari seluruh kegiatan
manusia, teknologi-teknologi itu mempunyai efek yang meresap. Ketiga, semua
sistem yang menggunakan teknologi informasi didefinisikan oleh ‘logika jaringan’
yang memungkinkan mereka memengaruhi suatu varietas luas proses-proses dan
organisasi-organisasi. Keempat, teknologi-teknologi baru sangat fleksibel,
memungkinkan mereka beradaptasi dan berubah secara terus-menerus. Akhirnya,
teknologi-teknologi spesifik yang diasosiasikan dengan informasi sedang bergabung
menjadi suatu sistem yang sangat terintegrasi (dalam Ritzer, 2012: 969).
Menurut Castell sebenarnya sudah sejak dekade 1980-an muncul apa yang ia
sebut sebagai ekonomi informasional global baru yang semakin menguntungkan. “Ia
informasional karena produktivitas dan daya saing unit-unit atau agen-agen di dalam
ekonomi ini (entah itu firma-firma, region-region, atau wilayah-wilayah) yang
tergantung secara fundamental pada kapsitas mereka untuk menghasilkan,
memproses, dan menerapkan secara efisien informasi berbasis pengetahuan (Castell,
1996: 66). Ia global karena ia mempunyai “kapasitas untuk bekerja sebagai suatu
unit di dalam waktu nyata pada suatu skala planeter” (Castell, 1996: 92). Hal itu
dimungkinkan untuk pertama kalinya oleh kehadiran teknologi informasi dan
komunikasi yang baru.
Meneruskan konsep ruang mengalir itu, kemudian Scott Lash menganalisis
kemunculan masyarakat informasional itu secara lebih mendalam, detail, dan
canggih. Sama seperti Castells, Lash setuju dengan kemunculan dunia baru, yaitu
masyarakat informasional yang meskipun merupakan kelanjutan dari kapitalisme
lama, tetapi memiliki berbagai karakter yang berbeda. Dengan pendekatan kritis,
Lash menganalisis kapitalisme informasional dengan berusaha memperluasnya
terkait dengan filsafat, teori sosiologi, teori kebudayaan, baik klasik maupun
kontemporer.
Dalam bukunya Critique of Information (2002), Lash memului dengan
sejumlah pertanyaan mendasar, bagaimana ilmu sosial kritis, teori kritik atau kritik
dapat dimungkinkan dalam masyarakat informasi? Apa yang terjadi dalam suatu era
ketika kekuasaan tidak lagi sebuah ideologi sebagaimana era abad sembilanbelas,
tetapi sekarang kekuasaan adalah sebuah informasional dalam arti luas? Ketika era
sebelumnya ideologi diperluas oleh ruang dan waktu, mengklaim universalitas, dan
berbentuk ‘metanaratif’, merupakan sistem kepercayaan, dan menyediakan waktu
untuk refleksi; tetapi sekarang era informasional, ketika informasi itu berada dalam
kemampatan ruang dan waktu, tidak mengklaim universal, dan sekadar titik, sinyal,
dan bahkan sekadar peristiwa dalam waktu. Berlangsung sangat cepat, sekilas, hidup
dalam era informasi hampir tidak ada waktu untuk refleksi. Jadi ketika ilmu sosial
kritik hidup dan berkembang dalam era ideologi kritik, apa yang terjadi ketika ilmu
sosial kritik hidup dalam era informasinal kritik? Dapatkah pemikiran kritis
beroperasi dalam era informasi?
Meskipun Lash adakalanya merujuk pada Castells, tetapi dalam
mendefinisikan informasi sedikit berbeda. Ia mengaku: “saya akan memahami
masyarakat informasi berbeda dengan apa yang dirumuskan oleh Bell (1973),
Touraine (1974), dan Castells (1996) yang fokus pada kualitas karakter utama
informasi itu sendiri. Tetapi Menurut Lash informasi harus dipahami secara tajam
dalam kontradiksinya dengan yang lain, kategori sosiokultural awal, yaitu sebagai
monumen naratif dan wacana (discourse) atau institusi. Karakter utama informasi
adalah aliran, tak melekat, kemampatan spasial, kemampatan temporal, hubungan hubungan
real-time. Informasi tidaklah secara eksklusif, tetapi sebagian besar,
dalam kaitan ini bahwa kita hidup dalam era informasi. Sebagian orang menyebut
kita hidup dalam jaman modern lanjut (Giddens, 1990), sementara yang lain
menyebutnya sebagai jaman postmodern (Harvey, 1989), tetapi konsep tersebut
menurut Lash juga tidak berbentuk. Informasi tidak.
Lash memahami masyarakat informasi berbeda dengan apa yang sering
dirumuskan oleh kalangan sosiolog. Masyarakat informasi sering dipahami dalam
istilah produksi pengetahuan-intensif dan postindustrial di mana barang dan layanan
diproduksi. Kunci untuk memahami ini adalah apa yang diproduksi dalam produksi
informasi bukanlah barang-barang dan layanan kekayaan informasi, tetapi lebih
kurang adalah potongan informasi di luar kontrol. Produksi informasi meliputi
terutama adalah pentinggnya kemampatan. Sebagaimana diktum McLuhan medium
adalah pesan dalam pengertian bahwa media adalah peradigma medium era
informasi. Hanya saja jika dahulu medium dominan adalah naratif, lirik puisi,
wacana, dan lukisan. Tetapi sekarang pesan itu adalah pesan atau ‘komunikasi.’
media sekarang lebih seperti potongan-potongan. Media telah dimampatkan.
Lash mengingatkan bahwa infomasi itu sendiri bersifat statis, komunikasiah
yang membuat informasi menjadi dinamik, kuat, dan sumber energi. Mirip dengan
Habermas, Lash yakin bahwa komunikasi itulah yang sekarang telah menjadi basis
kehidupan sosial kontemporer, karena itu ia menjadikan komunikasi sebagai unit
dasar analisisnya, dan bukan informasi. Lash kemudian melangkah lebih jauh
dengan mengembangkan konsep di seputar isu perkembangan ICT. Ketika ICT itu
sendiri sering diposisikan sebagai entitas tersendiri yang berbeda dengan karakter karakter
masyarakat sebelumnya dengan titik berat pada produksi industrial, maka Lash
menjelaskan bahwa dalam kategori era ICT itu sendiri telah berkembang
dengan karakter yang berbeda. Oleh karena itu ia mengatakan bahwa telah terjadi
dua generasi dalam perkembangan ICT.
Generasi pertama perkembangan ICT secara fundamental adalah
informasional, dengan sektor kuncinya adalah semikonduktor, sofware (sistem
operasi dan aplikasi), dan komputer. Akan tetapi generasi kedua, ekonomi baru
adalah komunikasional, karena itu sentralitasnya adalah internet dan sektor jaringan.
Itulah sebabnya menurut Lash, Cisco Systems, yang membuat sarana jalan, sebagai
‘pipa’ komunikasi internet, yang menjadi kapitalisme pasar lebih tinggi daripada
‘informational’ Microsoft. Inilah yang dikenal sebagai pasangnya media baru (new
media). Dalam pada itu konten dan komunikasi adalah sepenting kode, bukan
berbasis pada sektor kode informasi. Jika ICT generasi pertama sangat erat
berurusan dengan Lembah Silokan California, maka ICT generasi kedua bukan
perkara segar, bersih, dan semi desa Lembah Silokan, tetapi berurusan dengan kotor,
urban ‘silicon allys’. Silicon allys telah menjadi multimedia baru seperti CD-ROMs,
permainan komputer (Allen, Scott, 2000). Mereka adalah multimedia konvergensi
teknologi informasi dengan media.
Sikap Lash terhadap topik diskusi tersebut tetap menegaskan bahwa unit
dasar analisisnya adalah kmunikasi. Komunikasi adalah pertanyaan soal kultur jarak
jauh. Dalam masyarakat industri dulu hubungan-hubungan sosial diletakan pada
suatu tempat dengan prinsip kedekatan, dan hubungan sosial pada saat yang sama
sekaligus adalah ikatan sosial. Akan tetapi sekarang, dalam era informasional,
hubungan sosial dipindahkan oleh komunikasi. Komunikasi adalah intens, dalam
durasi pendek. Komunikasi memecah naratif menjadi pesan pendek/ringkas. Jika
hubungan sosial lama menempatkan tempat dengan prinsip kedekatan, ikatan
komunikasional adalah meletakan tempat pada jarak jauh. Jadi, komunikasi adalah
tentang kebudayaan, bukan kedekatan, yaitu kebudayaan jarak jauh. Culture at-adistance
meliputi baik komunikasi yang datang dari jauh maupun orang datang dari jauh
agar bertemu secara tatap muka (Boden and Molotch, 1994). Intensitas,
keringkasan, dan ketidakhadiran kontinyuitas naratif adalah prinsip tata kelolanya
(Simmel, 1971; Sennett, 1998).
Suatu komunikasi dan aliran diletakan pada panggung pusat, daripada aturan
sosial dan lembaga/struktur. Sosiologi berargumen lebih progresif lagi, yaitu bahwa
sekarang ini secara umum telah muncul fenomena mediologi. Oleh karena itu
sekarang ini diberbagai universitas terkemuka di dunia telah mengenalkan dan
mengajarkan tentang sosiologi media. Khususnya sekarang ini telah muncul apa
yang dikenal sebagai logika mediologi. Mediologi akan mengharuskan bekerja
dengan logika media dan komunikasi. Jika sosiologi Durkheimian mengenalkan
konsep anomie, untuk menjelaskan perubahan dari feodalisme ke kapitalisme
pabrik, sekarang mediologi, berbicara anomie postindustri aliran-aliran. Sosiologi
setuju dengan re-teritorialisasi sosial, institusi modern, dan struktur masyarakat
industri. Mediologi berbicara re-teritorialisasi masyarakat jaringan yang datang dari
pengerasan aliran-aliran. Maka pada saat yang sama sekarang muncul fenomena
ekonomi tanda dan ruang.  
Begitulah, menurut Lash, dalam masyarakat kapitalisme lanjut, komunikasi
adalah kunci, pergeseran dari logika struktur ke logika arus yang dimungkinkan oleh
jangkauan hubungan yang dibawa oleh outsorcing pada umumnya. Dan outsorcing
ini adalah re-teritorialisasi, misalnya perusahaan-perusahaan menjadi lebih bisa
dikerjakan di rumah tangga. Bahkan kemudian ada perusahaan membolehkan kerja
lembur per minggu di rumah, jadi tidak tergantung pada tempat atau ruang pabrik.
Jadi sekarang ini di jaman tata informasi dan komunikasi global, semuanya serba
outsorcing baik kerja di perusahaan firma, keluarga, negara, dan bahkan juga pada
bidang seni. Karena itu bisa juga refleksivitas di outsourced, dan di eksternalisasi.
Sekarang ini juga ada pergeseran dari akumulasi ke sirkulasi. Namun demikian juga
muncul apa yang disebut sebagai hegemoni sirkulasi di mana sirkulasi modal uang
dipisahkan dari bagian akumulasi modal.  

Rabu, 12 Juni 2019

PEMBERITAHUAN PEMBELAJARAN DARING PPG DALAM JABATAN TAHAP 4 TAHUN 2019 DI UNIVERSITAS NEGERI MALANG

PEMBERITAHUAN PEMBELAJARAN DARING PPG DALAM JABATAN TAHAP 4 TAHUN 2019 DI UNIVERSITAS NEGERI MALANG
Pembelajaran daring untuk materi Pedagogik akan dimulai pada 13 Juni sampai 2 Juli 2019. Berikut yang perlu peserta lakukan:
1. Mendapatkan username dan password di alamat http://ppg.um.ac.id/pages/password.php dengan memasukkan nomor peserta (yang diawali angka '19') dan tanggal lahir. Lengkapilah juga data email, nomor HP, dan nomor sertifikat pendidik (bagi yang pernah memiliki sertifikat pendidik sebelumnya).
2. Gunakan username dan password tersebut untuk masuk ke website pembelajaran dengan alamat http://ppgspada.brightspace.com
3. Kerjakan tugas, tes, dan forum diskusi yang ada. JANGAN BELAJAR ATAU MENGERJAKAN KARENA DISURUH INSTRUKTUR. Kerjakan apa yang bisa dulu karena waktu pengerjaan setiap modul sangat pendek (hanya 3-4 hari per modul). Jadwal per modul bisa dilihat di gambar. Patuhilah jadwal ini, jangan bekerja terlambat karena kegiatan ini melibatkan banyak pihak.
Grup antar peserta silahkan dibentuk, berkoordinasi dengan helpdesk sebagai penyambung peserta dan instruktur atau penyelenggara PPG. Tunggulah beberapa hari ini pasti akan muncul satu per satu peserta yang bisa diajak berkomunikasi. Nomor helpdesk akan kami berikan, mohon japri ke kami.
Informasi di grup lain (misal peserta PPG se Jawa Timur atau se Indonesia) tidak bisa dijadikan acuan karena antar penyelenggara PPG bisa jadi memiliki aturan yang berbeda, misal tentang jadwal. Secara prinsip UM tetap mengikuti panduan dari Kemenristekdikti sebagai penyelenggara PPG di tingkat pusat.
Infomasi umum mengenai pelaksanaan PPG dalam jabatan tahap 4 di UM, panduan penggunaan ppgspada versi UM dan panduan penggunaan ppgspada versi ppgspada pusat, bisa diambil di http://bit.do/ppgspada-peserta